18 Pemenang LSF 2025, SIKSA KUBUR hingga BILA ESOK IBU TIADA
![]() |
| Film 17+ Terbaik Versi LSF 2025: ‘Siksa Kubur’. Credit: Indosiar |
Eh, kamu tahu nggak? Sabtu malam, 8 November 2025 kemarin, acara Malam Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 baru aja digelar! Tahun ini disiarkan langsung di INDOSIAR, dan serunya lagi, ini udah jadi tahun ketiga mereka jadi host broadcaster.
Tim dari Lembaga Sensor Film (LSF) udah kerja keras banget buat milih para pemenang. Setelah proses panjang penjurian, akhirnya terpilih 18 pemenang dari 18 kategori yang dikasih buat para pelaku dunia film dan televisi di Indonesia. Keren banget, kan?
Yang nggak kalah spesial, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, juga hadir langsung di acara itu. Beliau ngucapin terima kasih buat semua insan perfilman dan pihak-pihak yang udah ikut berkontribusi di industri hiburan tanah air.
“Kami benar-benar berterima kasih buat semua pelaku perfilman Indonesia dan semua pihak yang ikut berperan. Sekarang ekosistem film kita udah maju banget, bahkan banyak film lokal yang berhasil menembus ajang internasional. Harapannya, film-film Indonesia ke depan bisa terus menghadirkan karya berkualitas yang mencerminkan budaya kita dan bisa diterima lebih luas oleh penonton dunia,” ujar Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.
Baca Juga: Gandhi Fernando & Dianda Sabrina Main di Drama Vertikal Baru
Ramai dengan Kehadiran Sejumlah Artis Ternama Indonesia
Acara Malam Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 juga makin meriah karena diisi oleh deretan musisi keren Tanah Air. Ada band Ungu, lalu Lesti Kejora, Rizky Billar, Abang L, Dewi Perssik, Putri Ariani, Dinda Ghania, Quinn Salman, Prince Poetiray, 16 Academia D’Academy 7, sampai Lemon yang ikut tampil memeriahkan panggung.
Nggak cuma itu, para bintang sinetron dan film populer juga hadir, lho! Sebut aja Aqeela Calista, Raden Rakha, Haura Lathifa, Harris Vriza, Randy Pangalila, Ersya Aurelia, Nayla Purnama, Masayu Anastasia, Oka Antara, dan Gilang Dirga. Bahkan Firsta Yufi Amarta, si Putri Indonesia 2025, juga ikut datang meramaikan suasana.
Acara megah ini dipandu oleh trio pembawa acara seru: Ramzi, Rina Nose, dan Astrid Tiar bikin malam penghargaan ini makin hidup dan penuh energi!
Baca Juga: Netflix Ungkap Skala Besar One Piece Season 2, Tayang Maret 2026
Nama-Nama Peraih Penghargaan ke-1
![]() |
| Film Semua Umur Terbaik LSF 2025: Petualangan Anak Penangkap Hantu. Credit: Indosiar |
Beberapa penghargaan di Malam Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 juga jadi sorotan seru malam itu. Untuk kategori Film Bioskop Semua Umur Sensor Mandiri Terbaik, pemenangnya adalah Petualangan Anak Penangkap Hantu. Di kategori 13+, gelar jatuh ke Cinta Dalam Ikhlas. Sementara Film 17+ Sensor Mandiri Terbaik dimenangkan oleh Siksa Kubur, dan untuk 21+, pemenangnya adalah Possession: Kerasukan.
Nggak cuma film, penghargaan juga diberikan untuk pihak lain yang ikut berperan dalam dunia perfilman Indonesia. Jaringan Bioskop Peduli Sensor Mandiri Terbaik diraih oleh XXI, Rumah Produksi Sensor Mandiri Terbaik dimenangkan oleh PT MD Pictures, dan Jaringan Teknologi Informatika Peduli Sensor Mandiri Terbaik diberikan kepada Maxstream. Terakhir, Trailer Film Sensor Mandiri Terbaik berhasil diraih oleh Bila Esok Ibu Tiada.
Baca Juga: Reza Rahadian Persembahkan Pangku, Cerita Hangat Tentang Ibu
Deretan Lengkap Pemenang Penghargaan ke-2
![]() |
| Credit: Indosiar |
Nggak berhenti sampai di situ, Malam Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 juga bagi-bagi penghargaan buat berbagai kategori keren lainnya.
Untuk Poster Film Sensor Mandiri Terbaik, pemenangnya adalah 1 Kakak 7 Ponakan. Kategori Televisi Peduli Sensor Terbaik dimenangkan oleh ANTV, sementara Televisi Sensor Mandiri Terbaik berhasil diraih INDOSIAR. Ada juga penghargaan khusus buat Televisi Peduli Kebudayaan, yang tahun ini jatuh ke Trans TV, dan Televisi Peduli Pendidikan yang diborong oleh GTV.
Di kategori iklan, Iklan Komersial Sensor Mandiri Terbaik dimenangkan oleh Livin’ Versi Warung dan Pasar, sedangkan Iklan Layanan Masyarakat Sensor Mandiri Terbaik diraih Indosat Tanam Oksigen Versi 30 Detik.
Beralih ke lembaga, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia terpilih sebagai Kementerian dan Lembaga Peduli Sensor Mandiri Terbaik, dan Akademi Film Yogyakarta dinobatkan sebagai Lembaga Pendidikan Peduli Sensor Mandiri Terbaik. Yang paling spesial malam itu, penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada sutradara legendaris Garin Nugroho, sosok yang udah banyak banget berkontribusi buat dunia perfilman Indonesia.


