BREAKING NEWS

Review F9 Saat Dom Toretto Harus Lawan Adik Sendiri

Review F9: Saat Dom Toretto Harus Lawan Adik Sendiri
Sumber: IMDb.com

Sejujurnya aku nggak pasang ekspektasi tinggi saat nonton Fast & Furious 9 (F9: The Fast Saga). Tetap berharap ada sesuatu yang bikin berkesan sih—di luar balapan keren dan aksi heboh khas serinya.

Premis & Pembuka Cerita

Fokus film kali ini ke Dominic Toretto (Vin Diesel) dan adiknya, Jakob (John Cena). Awal film dibuka flashback masa muda mereka saat bantu ayahnya, Jack Toretto, pembalap Nascar. Kecelakaan tragis di lintasan mengubah hidup keduanya selamanya.

Baca Juga: Review Top Gun: Maverick: Aksi Dogfight Ganas dan Nostalgia 80-an

Dom yang Pensiun Tenang… Sebentar Aja

Dom memilih hidup damai di pedesaan bersama Letty (Michelle Rodriguez) dan anaknya. Roman (Tyrese Gibson) datang membawa kabar: pesawat Mr. Nobody yang mengangkut Cipher (Charlize Theron) jatuh. Tim diminta mencari alat bernama Ares di reruntuhan pesawat itu. Dom awalnya menolak, tapi akhirnya terpanggil ikut turun.

Konflik Inti: Kakak vs Adik

Dalam misi, Dom mendapati Jakob memimpin kubu lawan dan memburu Ares. Terkuak kemudian kalau tragedi ayah mereka dulu terkait sabotase mesin yang menyeret nama Jakob. Luka lama kebuka lagi, bikin duel keluarga jadi pusat tensi film.

Baca Juga: Review Film Bad Times at the El Royale: Misteri dan Kekacauan

Aksi Spektakuler & Fisika yang Libur

Checklist aksi Fast terpenuhi: kejar-kejaran magnet super, Dom–Letty “terbang” menyeberang jurang pakai kawat baja, hingga Roman & Tej (Ludacris) meluncur ke luar angkasa dengan mobil roket (plus pakaian selam!). Absurd? Iya. Seru? Juga iya—karena memang itulah ruh hiburan waralaba ini.

Kembalinya Han & Tarikan Napas Cerita

Han dari Tokyo Drift muncul lagi—twist yang bikin penonton heboh. Ia terkait langsung dengan proyek Ares lewat anak angkatnya, putri ilmuwan pembuat teknologi itu. Menariknya, tempo F9 sesekali melambat: lebih banyak dialog, memberi ruang ke drama keluarga Dom–Jakob sebelum akhirnya menuju rekonsiliasi “keluarga adalah segalanya”.

Baca Juga: Review Kisah Epik Jack Sparrow di At World’s End

Veredik Singkat

F9 tetap jadi tontonan aksi “besar” dengan logika yang sengaja ditaruh di jok belakang. Beberapa momen komedi bekerja, beberapa lainnya terasa maksa. Tapi sebagai hiburan escapist, ia masih efektif—terutama buat yang mengikuti perjalanan keluarga Toretto sejak lama. Vin Diesel sempat bilang waralaba ini akan berakhir dalam dua film lagi; semoga penutupnya balik ke vibe lama: lebih greget dan emosional.

Baca Juga: Review Spider-Man: No Way Home – Aksi Seru dan Emosi Menggugah

Posting Komentar